Saturday, August 25, 2018

Lokasi Tempat Ditemukan Batu Bata (Situs purbakala) Candi Prawoto Kalongan Prigen Pasuruan

Pasuruan Jawa Timur : Warga Dusun Kalongan Wetan, Desa Candi Wates, Kecamatan Prigen "Prawoto" Temukan tumpukan batu bata di sawah miliknya, Rabu (22/8/2018).



Tumpukan batu bata tertata rapi yang diduga sebuah situs purbakala yang ditemukan warga.


Alamat : Dusun Kalongan Wetan Desa Candi Wates Kecamatan Prigen Pasuruan.




Baca Juga :




Monday, August 20, 2018

Tentang Asian Games 2018 - Sejarah Pesta Olahraga Asia

Asian Games / Pesta Olahraga Asia : adalah ajang olahraga yang diselenggarakan setiap empat tahun sekali, dengan atlet-atlet dari seluruh Asia dan diselenggarakan oleh Dewan Olimpiade Asia.


Sebagai acara olahraga terbesar setelah Olimpiade, Asian Games adalah acara bergengsi yang diorganizir oleh Olympic Council of Asia, dengan edisi ke-18 yang digelar di Jakarta dan Palembang


Pesta Olahraga Asia 2018 Secara resmi dikenal sebagai Pesta Olahraga Asia ke 18, adalah acara olahraga multi-event regional Asia yang diselenggarakan di Indonesia mulai tanggal 18 Agustus sampai 2 September 2018, di dua kota yaitu Jakarta dan Palembang, serta beberapa tempat sebagai tuan rumah pendukung yang tersebar di provinsi Jawa Barat dan Banten

Jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan sebanyak 40 cabang, terdiri dari 32 cabang olahraga olimpiade dan 8 cabang olahraga non olimpiade.

Ini merupakan kedua kalinya Indonesia menjadi tuan rumah perhelatan Asian Games setelah Asian Games IV yang diadakan di Jakarta pada tahun 1962.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Asian Games ke 18 diadakan di dua kota sekaligus Yaitu Jakarta Dan Palembang Sumatra Selatan.

Indonesia disetujui menjadi tuan rumah Asian Games XVIII oleh Dewan Eksekutif Dewan Olimpiade Asia pada 19 September 2014.

Awalnya Hanoi Vietnam terpilih sebagai tuan rumah mengalahkan Surabaya, namun mereka mengundurkan diri akibat kendala keuangan.

BACA JUGA : TEMPAT WISATA DAN KULINER

Tentang Nama 3 maskot dengan energi berbeda, merepresentasikan energi yang terdapat pada Asian Games.

  1. Bhin Bhin adalah seekor burung Cendrawasih yang merepresentasikan strategi, Bhin Bhin mengenakan rompi dengan motif Asmat dari Papua.
  2. Atung adalah seekor rusa Bawean (Hyelaphus Kuhlii) yang merepresentasikan kecepatan. Atung mengenakan sarung dengan motif tumpal dari Jakarta.
  3. Kaka adalah seekor badak bercula satu (Rhinoceros Sondaicus) yang merepresentasikan kekuatan. Kaka mengenakan pakaian tradisional dengan motif bunga khas Palembang



Sejarah Pesta Olahraga Asia

Sejarah Negara Yang Menjadi Tuan Rumah Asian Games: Pertama kali digelar pada tahun 1951 di New Delhi, India dan pertama kali di Indonesia pada tahun 1962.

INDIA 1951 - DELHI : Asian Games pertama diadakan di Delhi, India, 4-11 Maret 1951. Diikuti 491 atlet dari 11 Komite Olimpiade Nasional (NOC) yakni Afghanistan, Burma, Ceylon/Sri Lanka, India, Indonesia, Iran, Jepang, Nepal, Filipina, Singapura, dan Thailand. Asian Games pertama ini secara resmi dibuka Presiden Rajendra Prasa di Stadion Nasional Dhyan Chand, dengan memperebutkan 169 medali emas dan mempertandingkan enam cabang olahraga: atletik, akuatik (renang, loncat indah, dan polo air), bola basket, balap sepeda (jalan raya dan trek), sepak bola, dan angkat besi.

FILIPINA1954 - MANILA : Ajang Asian Games kedua digelar di Manila, Filipina 24 April - 9 Mei 1954. Dihadiri 970 peserta dari 19 NOC. Presiden Filipina, Ramon Magsaysay membuka secara resmi Asian Games II di Stadion Rizal Memorial di Malate, Manila. Sebanyak 229 medali emas disediakan di ajang yang mempertandingkan delapan olahraga cabang: atletik, akuatik (renang, loncat indah, dan polo air),bola basket, tinju, sepak bola, menembak, angkat besi, dan gulat.

JEPANG 1958 - TOKYO : Asian Games jilid III berlangsung di Tokyo, Jepang, 24 Mei - 1 Juni 1958. Terdapat 1.820 atlet yang mewakili 20 NOC. Asian Games ketiga ini secara resmi dibuka oleh Presiden HM Kaisar Hirohito di Stadion Olympic, dan menampilkan 12 cabang olahraga: atletik, akuatik (renang, loncat indah, dan polo air), bola basket, sepeda jalan raya dan trek, hoki lapangan, sepak bola, menembak, tenis meja, tenis, bola voli, gulat, dan angkat besi. Sebanyak 350 medali emas diperebutkan di ajang ini

INDONESIA1962 - JAKARTA : Tahun 1962, tercatat sebagai Asian Games pertama bagi Indonesia sebagai kota tuan rumah. Ajang yang berlangsung 24 Agustus Sampai 4 September itu dibuka secara resmi oleh Presiden Soekarno di Stadion Gelora Bung Karno. Diikuti 1.460 atlet yang mewakili 17 NOC Asia, multi event ini menampilkan 13 cabang olahraga; atletik, akuatik renang, loncat indah, dan polo air, bola basket, tinju, balap sepeda jalan raya dan trek, hoki, sepak bola, menembak, tenis meja, tenis, bola voli, dan gulat. Asian Games 1962 ini memperebutkan 372 medali emas.

THAILAND 1966 - BANGKOK : Asian Games V diselenggarakan 9 - 20 Desember 1966 di Bangkok, Thailand. Diikuti 1.945 atlet yang mewakili 18 NOC Asia, Raja Bhumibol Adulyadej secara resmi dibuka ini Asian Games ketiga di Stadion Suphachalasai. Menampilkan 14 cabang olahraga atletik, olahraga air, renang, loncat indah, dan polo air, basket, bulu tangkis, tinju, balap sepeda, hoki lapangan, sepak bola, menembak, tenis meja, tenis, bola voli, gulat, dan angkat besi. Sebanyak 460 medali diberikan.

THAILAND 1970 - BANGKOK : Secara beruntun, Bangkok kembali menjadi tuan rumah Asian Games ke-6 yang diselenggarakan pada 20 November 1970. Awalnya, Korea Selatan terpilih menjadi tuan rumah, tapi mengundurkan diri karena alasan keuangan dan ancaman keamanan. Ajang ini dihadiri 2.400 atlet dari 18 negara serta mengikuti 15 olahraga cabang yang terdiri dari, atletik, "akuatik" renang, loncat indah, dan polo air, bola basket, bulu tangkis, tinju, balap sepeda, hoki lapangan, sepak bola, layar, menembak, tenis meja, tenis, bola voli, gulat, dan angkat besi. Asian Games 1970 memperebutkan 423 medali.

IRAN 1974 - TEHRAN : Asian Games ke-7 digelar di Teheran, Iran, 1 - 16 September 1974. Pemimpin Iran, Syah Mohammad Reza Pahlevi di Stadion Aryamehr resmi membuka pekan olahraga Asia itu di hadapan 3.010 atlet yang mewakili 25 NOC. Para atlet akan bertanding untuk memperebutkan 609 keping medali emas yang disediakan di 18 cabang olahraga, yakni atletik, renang, loncat indah, dan polo air, bola basket, bulu tangkis, tinju, balap sepeda, anggar, hoki lapangan, sepak bola, senam, menembak, tenis meja, tenis, bola voli, gulat, dan angkat besi.

THAILAND 1978 - BANGKOK : Thailand dengan kota penyelenggaraan Bangkok untuk ketiga kalinya menjadi tuan rumah Asian Games VIII yang berlangsung 9-20 Desember 1978. Awalnya, Singapura ditunjuk menjadi tuan rumah, namun Negeri Singa itu membatalkan rencana karena alasan keuangan. Kota Islamabad, ibukota Pakistan sempat muncul sebagai pengganti, namun muncul penolakan dari beberapa negara Asia Selatan karena konflik negeri itu dengan Bangladesh dan India. Raja Bhumibol Adulyadej secara resmi membuka Asian Games ketiga kali di Stadion Suphachalasai. Total 3.842 atlet, yang berasal dari 25 NOC mengikuti kompetisi di 21 cabang olahraga yang menyediakan 626 medali emas.

INDIA 1982 - DELHI : Untuk kali kedua, India dengan ibu kota Delhi menjadi tuan rumah Asian Games seri 9 yang berlangsung 19 November - 4 Desember 1982. Ini momen bersejarah sebab untuk pertama kali ajang Asian Games berada di bawah naungan Dewan Olimpiade Asia (OCA). Sebanyak 4.595 atlet dari 33 NOC berpartisipasi dan bersaing di 21 cabang, termasuk beberapa cabang yang baru pertama kali dipertandingkan, seperti, bola tangan, berkuda, dayung dan golf dimasukkan untuk pertama kalinya. Presiden Zail membuka Asian Games ke-9 di Stadion Jawaharlal Nehru.

KOREA SELATAN - 1986 SEOUL : Asian Games X diadakan 20 September - 5 Oktober 1986 di Seoul, Korea Selatan. Sebanyak 4.839 atlet dari 27 NOC mengikuti ajang yang mempertandingkan 24 cabang olahraga, antara lain panahan, berkuda, anggar, bola tangan, judo, dan dayung. Presiden Chun Doo-hwan menghadiri upacara pembukaan di Stadion Olimpiade, Seoul. Terdapat 848 medali untuk diperebutkan.

CINA 1990 - BEIJING : Pesta olahraga bangsa Asia ke-11 diadakan pada 22 September - 7 Oktober 1990 di Beijing, Cina. Sebanyak 6.122 atlet dari 36 NOC berpartisipasi di 27 cabang olahraga dan dua cabang eksebisi yakni bisbol dan soft tennis. Presiden Cina, Yang Shangkun menghadiri upacara pembukaan di Workers Stadium, Beijing.

JEPANG 1994 - HIROSHIMA : Asian Games tahun 1994, berlangsung 2 - 16 Oktober, di Hiroshima, Jepang. Edisi ke-12 ini mengusung tema mempromosikan perdamaian dan harmoni antar negara-negara Asia. Hal itu ditekankan tuan rumah karena Hiroshima pernah hancur karena serangan bom atom pada Perang Dunia II tahun 1945. Apalagi momen itu bertepatan dengan peristiwa Perang teluk 1991 sehingga Iran absen dari keikutsertaan. Ajang ini diikuti 6.828 atlet dan ofisial dari 42 negara dan bersaing demi 1.079 medali disediakan.


THAILAND 1998 - BANGKOK
Asian Games XIII yang diselenggarakan 6-20 Desember 1998 di Bangkok, Thailand menjadi catatan sejarah karena Thailand sebagai tuan rumah terbanyak dengan empat kali penyelenggaraan. Sebanyak 6.554 atlet dari 41 NOC berpartisipasi dan berkompetisi di 36 olahraga yang menyediakan 1.225 medali emas, termasuk beberapa cabang baru, yakni kano, kabbadi, dan sepaktakraw. Raja legendaris Thailand, Bhumibol Adulyadej resmi membuka pesta di Stadion Nasional Rajamangala.

KOREA SELATAN 2002 - BUSAN : Asian Games 2002, XIV Asiad diselenggarakan di Busan, Korea Selatan, 29 September - 14 Oktober 2002. Busan adalah kota kedua di Korea Selatan, setelah Seoul pada tahun 1986 untuk menjadi tuan rumah Asian Games. Total 7.711 atlet dari 44 negara mengikuti 419 nomor pertandingan di 38 cabang olahraga. Multi event yang menyediakan 1.350 keping medali emas itu dibuka Kim Dae-jung di Stadion Aryamehr.

QATAR 2006 - DOHA : Asian Games XV yang diselenggarakan 1-16 Desember di Doha, Qatar. Sebanyak 9.520 atlet dari 45 NOC berkompetisi di 39 cabang olahraga termasuk beberapa cabang baru, yakni binaraga, softball, soft tenis, dan wushu. Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani menggelar upacara pembukaan di Stadion Internasional Khalifa. Asian Games 2006 memperebutkan 1.393 medali emas.

CINA 2010 - GUANGZHOU : Asian Games ke-16 diadakan di Guangzhou, Cina, 12-11 November 2010. Dengan menghadirkan 9.704 peserta dari 45 NOC, ajang ini dibuka Perdana Menteri, Wen Jiabao di Stadion Olimpiade Guangdong. Ajang ini menampilkan 42 cabang olahraga dengan memperebutkan total 1.577 medali.

KOREA SELATAN 2014 - INCHEON : Asian Games ke-17 yang diadakan di Incheon, Korea Selatan, 19 September - 4 Oktober 2014. Dengan 9.501 peserta dari 45 NOC. Asian Games secara resmi dibuka oleh Presiden Park Geun-hye di Stadion Utama Incheon Asiad, menampilkan 36 cabang olahraga, dan total 1.454 medali yang diperebutkan.

Itulah Sedikit Wawasan Tentang Asian Games 2018 dan Sejarah Pesta Olahraga Asia/Asian Games dari berbagai sumber semoga bisa menambah wawasan dan bermanfaat, 

Saturday, August 11, 2018

LAGU NASIONAL - Hari Merdeka 17 Agustus 1945 | Lirik Lagu

Dirgahayu Indonesia Merdeka HUT RI KE 73


Lagu Nasional Indonesia yang merupakan salah satu karya Bpk. Husein Muntahar yang berjudul Hari Merdeka / 17 Agustus 1945 Berikut dibawah ini.


Lirik Lagu Hari Merdeka / 17 Agustus 1945 :

Baca Juga :


Tujuh belas agustus tahun empat lima
Itulah hari kemerdekaan kita
Hari merdeka nusa dan bangsa
Hari lahirnya bangsa Indonesia
Merdeka

Sekali merdeka tetap merdeka
Selama hayat masih di kandung badan
Kita tetap setia tetap setia
Mempertahankan Indonesia
Kita tetap setia tetap setia
Membela negara kita


Proklamasi Kemerdekaan Indonesia :


Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dilaksanakan pada hari Jumat, 17 Agustus 1945 tahun Masehi, atau tanggal 17 Agustus 2605 menurut tahun Jepang, yang dibacakan oleh Soekarno dengan didampingi oleh Drs. Mohammad Hatta bertempat di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta Pusat.

Itulah Lirik lagu hari merdeka 17 agustus tahun 1945 dan sedikit tentang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia semoga bermanfaat. tetap semangat SALKOMSEL INDONESIAKU Merdeka.



Monday, August 6, 2018

17 Kata Kata Ucapan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia

Kini Sang saka merah putih telah berkibar bebas diangkasa, MERDEKA!! Indonesia ke 73.


Jumat 17 Agustus Tahun1945 adalah hari yang tak akan pernah kita lupakan sampai kapanpun karena dimana hari itu merupakan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia.


Nah untuk itu disini saya akan berbagi kata kata ucapan untuk memperingati hari kemerdekaan republik indonesia 17 agustus 2018 yang ke 73 tahun.

Baca Juga : Kumpulan Ucapan Kata Kata

Berikut di bawah ini 17 Ungkapan Kata Kata Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Merah darahku, merupakan ungkapan jika semangat yang terus berkorbar tak akan padam sampai pada tetesan darah terakhir.

Putih tulangku, merupakan mental baja yang tak akan pernah pudar walaupun panasnya peluru menembus tubuh kita yang renta.

Jasa Pahlawan, jasa penuh kenangan, jasa tak akan terbeli harta, dengan satu tujuan : ‘Merdeka atau Mati.


Sang saka merah putih tampak berkibar, Terlihat indah melambai-lambai, Semangat berjuang kami terus berkobar, Satu tujuan gapai Indonesia makmur & damai.

Jadikanlah setiap bahu kalian kokoh bak baja, karena masih banyak sodara-sodara kita yang memang memerlukan tempat untuk bisa bersandar.

Apabila kita tak mampu memberikan yang terbaik bagi negara, agama maupun keluarga, maka tancapkanlah dengan sifat jujur, peduli pada rakyat, pada diri sendiri. Karena tanpa sebuah kejujuran negara maupun isinya akan terasa rapuh dan pasti akan mudah kembali terjajah.

Sedih pun sirna, tertawa menghampiri bangsa ini, tersenyumlah dengan memperindah tangisan para pahlawan yang telah gugur dimedan perang, Sekarang gapailah mimpi dengan bebas dengan rajin dan tidak malas, dengan satu tujuan mulia lanjutkan kemerdekaan NKRI.

Rasa sakit di dalam perjuangan adalah hanya sementara. Bisa jadi yang kamu rasakan dalam semenit, satu jam, satu hari, atau satu tahun. Tertapi jika menyerah, maka rasa sakit itu akan terasa untuk selamanya.


Bangsa yang besar ialah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.

Apapun untuk memperoleh sebuah kemenangan, betapa canggihnya perlengkapan persenjataan hal itu bukanlah ukuran karena tekad kuat merupakan modal utama dalam menggapai sebuah tujuan yang memang mulia.

Lemah maupun kuat pada sebuah perjuangan guna memperjuangkan akan nilai kehidupan yang layak merupakan sebuah pilihan mati.

Tetaplah bersatu jangan mau terpecah belah, Jangan menatapi masa lalu bangsa yang suram, Gapai masa depan bangsa yang cerah

Para hadirin tegap dan hormat, Karena sudah dimulai upacara, Karena perjuangan para pejuang hebat.

Tetapi Bangsa harus tetap bersatu, Aku akan merindukanmu wahai pahlawan, Karena namamu tetap harum dan ku kenang.

Oh, Pahlawan,.. Engakulah yang terus melindungi bangsa, Tiada engkau, dipastikan tiada kebebasan, Karenamu lah bangsa bebas dari penjajah, Kini tiada engkau lagi.

Kemerdekaan ini bukanlah hadiah dari belanda, kemerdekaan ini tidaklah di dapatkan dengan cuma-cuma, kemerdekaan ini adalah tetesan darah para pejuang bangsa. Hargailah hasil dari perjuangan orang-orang sebelum kita demi masa depan anak cucu kita.


Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun.

Itulah Ucapan Kata Kata 17 Agustus Tahun 2018 yang bisa anda gunakan untuk berbagai keperluan seperti buat memotivasi diri sendiri atau untuk di bagikan di status sosial media, Semoga bermanfaat, tetap semangat dan MERDEKA,